Kamis, 31 Desember 2015

Thanks 2015 and Welcome 2016





Terimakasih 2015, tahun yang penuh cerita, pelajaran, dan kenangan.

Terimakasih untuk segala cerita yang tak bisa aku ceritakan, untuk pelajaran yang bukan sekedar pelajaran, dan untuk kenangan yang tak mungkin aku lupakan.

"Thanks God for bring us together and thanks for the baby growing inside me"

Begitu banyak anugrah yang telah Allah berikan sepanjang tahun ini, pernikahan yang indah beserta hadiah yang tak pernah aku duga, seorang penjelajah rahim! The Baby! dan tentu saja seorang suami yang dengan dewasa mampu memahami segala sifat dan kekuranganku.

Terimakasih ya Allah, terimakasih ayah dan ibu, terimakasih hubby, terimakasih 2015 telah menyempurnakan aku dan menjadi tahun dengan momen - momen yang begitu indah.

And welcome mentari 2016 yang beberapa jam lagi akan terbit, semoga menjadi tahun yang lebih baik lagi, yang penuh kebahagiaan dan cinta. 


Minggu, 31 Mei 2015

Untitled

Aku telah melihatmu, berdiri di pinggiran jalan memperhatikan kendaraan yang berlari sepanjang gerimis. satu demi satu, dari matamu yang teduh telah kudengar jerit air mata. setiap kendaraan mengakhiri perjalanannya dengan deru yang hilang bersama gerimis itu dan memulai perjalanannya dari pintu matahari

sekarang, aku ingin meneruskan tidurmu (yang telah lama kau tinggalkan). menyambung - nyambung mimpi, hingga aku bisa menafsirkannya. kemuadian aku akan berjalan sendiri mencarimu. dengan roh, keringat dan air mata

mungkin aku gagal menemuimu. tapi aku akan menoreh matahari. barangkali masih ada setetes keringat untuk mengawali perjalanan yang lain, dan kemudian mengakhirinya. disini. " - D.M


**salah satu tulisan yang palingku suka dari seseorang yang bukan penulis tapi pandai menulis. salah seorang yang seringkali memberi inspirasi.

Rabu, 27 Mei 2015

Thanks Always Be There With Me

Terimakasih telah menjadi embun untuk pagi
Terimakasih telah menjadi lembayung yang indah untuk senja
Terimakasih telah menjadi hujan untuk hati  yang gersang
Terimakasih telah menjadi langit untuk bumi

Kau adalah cinta yang begitu nyata
Ada, tak pernah terbias walau sedikit
Membuktikan bahwa kau bukan sekedar bayang banyang maya
Membuktikan bahwa kau tak seperti angin
yang kadang bertiup kesana kadang kemari

terimakasih untuk selalu berdiri
disini, di sampingku
terimakasih untuk selalu bersabar
disini, manghadapi egoku

terimakasih telah menjadi tempat bersandar saat lelah
terimakasih telah menjadi tempat mengadu saat ragu
terimakasih telah menjadi penopang saat aku mulai goyah
terimakasih telah menjadi tempat pulang saat tak ada lagi tempat pulang

Minggu, 10 Mei 2015

Untuk Mentari yang Tak Pernah Lelah



Adalah saat terbaik bagiku dipertemukan denganmu, wahai mentari yang tak pernah lelah.

Sejak saat itu, saat kau hadir dan mulai bersinar dalam hidupku tanpa permisi. tanpa basa basi, kau lelehkan kebekuan  hatiku. HANGAT. Semakin hari semakin menjadi.

Entah aku yang tak tahu diri karena tahu tapi pura – pura tidak tahu
Entah kau yang tak tahu diri membuat ku seolah – olah tidak tahu apa yang aku cari tahu
Tentang saat itu saat mentari yang ku kagumi masih menjadi mentari milik yang lain. Masih menyinari hati yang lain.

Bukan soal mudah bak mencampur asam dan basa yang kemudian menjadi netral begitu saja. Rumit memang, tapi aku bisa apa ? saat rasa yang ku punya tak bisa disalahkan begitu saja, saat mentari yang kudamba perlahan berpaling dari sang empunya dan menghampiriku seketika, aku bisa apa ?
Tapi lihat, pada siapa bumi berpihak ? dengan anggun mengatur jalannya, menghadang semua yang mencoba menghancurkan kita, wahai mentariku yang tak pernah lelah
**
Terlalu banyak cerita yang tak bisa kuceritakan, banyak pro dan kontra yang tak bisa dipersatukan.  Hanya saja bukan kah rasa tak akan pernah salah ? 

Jatuh Hati by :Raisa
ada ruang hatiku yang kau temukan
sempat aku lupakan kini kau sentuh
aku bukan jatuh cinta namun aku jatuh hati

ku terpikat pada tuturmu, aku tersihir jiwamu
terkagum pada pandangmu, caramu melihat dunia
ku harap kau tahu bahwa ku terinspirasi hatimu
ku tak harus memilikimu tapi bolehkah ku selalu di dekatmu

ada ruang hatiku kini kau sentuh
aku bukan jatuh cinta namun aku jatuh hati

ku terpikat pada tuturmu, aku tersihir jiwamu
terkagum pada pandangmu, caramu melihat dunia
ku harap kau tahu bahwa ku terinspirasi hatimu
ku tak harus memilikimu tapi bolehkah ku selalu di dekatmu

katanya cinta memang banyak bentuknya
yang ku tahu pasti sungguh aku jatuh hati

ku terpikat pada tuturmu, aku tersihir jiwamu
terkagum pada pandangmu, caramu melihat dunia
ku harap kau tahu bahwa ku terinspirasi hatimu
ku tak harus memilikimu tapi bolehkah ku selalu di dekatmu
tapi bolehkah ku selalu di dekatmu